Pengertian
Penyakit typus adalah penyakit infeksi yang
mengenai bagian ujung usus halus. Penyebabnya adalah kuman salmonella typosa. Kuman ini masuk melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi,
hidup dan berkembang dalam perut terutama di saluran empedu. Jika terkena
penyakit ini, maka badan terasa panas terutama sore dan malam hari yang diikuti
perubahan kesadaran berupa ‘meranyau, mengigau’ dan gangguan usus misalnya
kembung, diare, muntah atau bahkan tidak bisa buang air besar. Obat Penyakit
Typus
Penyakit typus bisa membawa kematian jika usus anak bocor akibat
kuman tersebut. Kuman tersebut bisa dibunuh dengan antibiotika, tapi
kadang-kadang tidak semua kuman mati terutama yang ada di kandung empedu dan
sewaktu waktu kuman tersebut keluar dari kandung empedu ke usus, jika daya
tahan tubuh lemah maka typus akan kambuh lagi. Saat ini sudah tersedia
imunisasi untuk mencegah penyakit typus. Obat Penyakit Typus
Bagaimana
Terjadinya?
Kondisi tubuh yang tidak fit, menyebabkan daya tahan tubuh menurun
mudah terserang penyakit ini. Bakteri Salmonella typhi masuk tubuh manusia
melalui makanan dan air yang tercemar. Sebagian kuman dihancurkan oleh asam
lambung dan sebagian lagi masuk ke usus halus dan mencapai jaringan limpa, plak
peyeri, hati dan bagian-bagian lain. Pada organ tersebut bakteri berkembang dan
mengeluarkan toksin (racun) sehingga terjadi peradangan yang mengakibatkan
demam.
Ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan bagi penderita typus:
- Hindari makan makanan berserat tinggi yang mengharuskan usus bekerja lebih keras untuk mencernanya, seperti buah2an, sayur2an, daging, puding dan yogurt.
- Hindari makan makanan pedas, asam dan asin karena dapat mengakibatkan infeksi pada usus yang sedang mengalami luka.
- Makanlah makanan yang lunak dan mudah dicerna, seperti nasi tim, bubur dan diberi kuah.
- Kunyahlah makanan sampai sehalus mungkin sebelum ditelan.
- Perbanyak minum, bila perlu minuman berisotonik, seperti pocari sweet dan mizone.
- Makanan, minuman, peralatan makan dan minum harus benar2 higienis, jauh dari kuman.
- Disiplin mimun obat yang diberikan oleh dokter.
- Dan yang paling penting adalah bedrest, istirahat total agar proses penyembuhan bisa berjalan dengan cepat.
Gejala Penyakit Typus :
- Demam dengan panas yang makin lama makin tinggi, gejala ini biasanya terjadi pada minggu kedua dan ketiga selam 7-10 hari dan baru turun perlahan-lahan pada minggu keempat.
- Selama demam tinggi penderita biasanya sering mengigau, dan ingatannya menurun atau tidak dapat berfikir secara jelas.
- Hilangnya nafsu makan, sehingga menyebabkan badan terasa lemas dan berat badan berkurang.
- Otot terasa nyeri
- Buang air besar tidak teratur, sembelit dan diare.
- Sakit kepala yang hebat, menggigil dan keluar keringat dingin.
- Mual, muntah-muntah, dan perut terasa sakit.
- Batuk dan perdangan pada cabang tenggorokan.
- Timbul beberapa bercak kecil berwarna merah dadu di daerah dada dan perut.
Apa
Akibatnya?
Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit typus dapat menyebabkan;
komplikasi pembuluh darah jantung, anemia, radang paru-paru, radang hati,
ginjal, tulang. Dapat menyebabkan kematian pada penderita karena septicemia,
gagal jantung, gagal ginjal atau pneumonia.
Pengobatan
Cara dengan mengkonsumsi obat Tahitian Noni Bioacktive Beverage,
yang sudah terbukti khasiatnya dan sudah 15 uji klinis dan mempunyai lebih dari
50 hak paten. Bahkan obat Tahitian Noni Bioacktive Beverage ini dapat
menyembuhkan segala macam penyakit yang sudah kronis sekali gus.
Penyakit typus adalah penyakit infeksi yang mengenai bagian
ujung usus halus. Penyebabnya adalah kuman salmonella typosa. Kuman ini masuk
melalui makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi, hidup dan berkembang
dalam perut terutama di saluran empedu. Jika terkena penyakit ini, maka badan
terasa panas terutama sore dan malam hari yang diikuti perubahan kesadaran
berupa ‘meranyau, mengigau’ dan gangguan usus misalnya kembung, diare, muntah
atau bahkan tidak bisa buang air besar. Penyakit typus bisa membawa kematian jika
usus anak bocor akibat kuman tersebut. Kuman tersebut bisa dibunuh dengan
antibiotika, tapi kadang-kadang tidak semua kuman mati terutama yang ada di
kandung empedu dan sewaktu waktu kuman tersebut keluar dari kandung empedu ke
usus, jika daya tahan tubuh lemah maka typus akan kambuh lagi. Saat ini sudah
tersedia imunisasi untuk mencegah penyakit typus.